Buku ini mengisahkan Raka, anak yang kehilangan Ayah dan menemukan kotak surat lama di bawah kasur. Dari situ, ia mulai menulis surat untuk “Ayah di langit” tentang sekolah, tugas keluarga, sahabatnya Naya, dan cerita-cerita Ibu. Setiap surat membuka pintu baru pada rasa rindu, marah, dan takut yang selama ini disimpannya. Melalui kelas, pertemanan, dan obrolan malam dengan Ibu, Raka belajar bahwa menangis tidak membuatnya lemah. Surat-surat yang tak pernah terkirim itu menolongnya berdamai dengan kepergian, hingga langit bukan lagi tempat yang menakutkan, melainkan ruang luas bagi kenangan dan kasih sayang yang diam-diam terus tinggal hangat di dalam hatinya, kecil sekali.
Additional information
| Penerbit | |
|---|---|
| Penulis | |
| Format | 14×20,5 |
| Halaman | VIII+50 |
| Tahun | 2026 |

